Pameran Retrospektif 4 Dekade SR 86 — Alumni FSRD ITB Angkatan 1986. 4 Dekade 86, 1986–2026

Didukung oleh :

Institut Teknologi Bandung, Ikatan Alumni ITB, IASR – ITB, Alumni 86 FSRD ITB, ITB 86, FSRD ITB, Galeri Soemardja

← Semua peserta pameran

Foto Edi Sugiharto

Edi Sugiharto

Seni Lukis · FSRD ITB Angkatan 1986

Profil Seniman

Edi Sugiharto adalah alumnus Seni Murni FSRD ITB Angkatan 1986 berprofesi sebagai pengajar Seni rupa & perupa professional. Perjalanan kreatifnya di dunia seni rupa berakar dari didikan Kampus Ganesha sejak tahun 1986. Lebih dari tiga dekade berkarir, fondasi berkaryanya dibentuk melalui eksplorasi mendalam di studio lukis, kolaborasi dengan sesama seniman, serta pengalaman praktis di berbagai industri kreatif ternama seperti PT. Tokyo Tency Indah Bordir di Sawangan Bogor, PT. Saechang Ceramic Indonesia di Tangerang, hingga bergabung dengan Al Ikhsan Islamic Art Bandung, sebelum akhirnya mendedikasikan ilmu dan pengalaman sebagai tenaga pengajar di FSRD ITENAS Bandung hingga saat ini. Baginya, berkarya seni, menciptakan instalasi, maupun mengajar adalah sebuah tanggung jawab moral untuk menghadirkan ekspresi visual yang kuat dan bermakna, dengan menyelaraskan gagasan kontemporer tanpa memutuskan akar budaya dan kearifan lokal yang hidup di masyarakat.

Rekam jejak karya dan partisipasi pamerannya mencakup spektrum yang luas di tingkat nasional. Mulai dari tonggak pendidikan seni seperti pameran tugas akhir Bertujuh di Bandung, partisipasi dalam peristiwa seni bersejarah peringatan Konferensi Asia Afrika di YPK Jl. Naripan Bandung, eksplorasi instalasi skala besar bertajuk "Neogong" yang dipamerkan di Ritz Carlton Hotel Jakarta Pacific Place, hingga keterlibatan dalam ajang seni internasional Jakarta Biennale Convention 2012. Berbagai isu sosial dan lingkungan juga saya angkat sebagai wujud kepedulian, antara lain dalam Pameran Karya SR ITB bertema "Banjir", pameran tunggal "Painterlude" di Gallery Wastu, serta "I CAN" di Bandung Connex, Babakan Siliwangi. Nilai-nilai filosofi dan budaya Sunda saya tuangkan pula dalam kolaborasi seni bertajuk "Caina Herang, Laukna Beunang". Penghormatan dan apresiasi terhadap karya para maestro seni tercermin dalam partisipasi saya pada pameran "Tribute to Sudjojono" di Studio Rosid, Cigadung. Kepercayaan publik juga diembannya selama lebih dari 30 tahun sebagai juri dalam berbagai lomba seni dan kreativitas, mulai dari lingkungan pendidikan hingga institusi seperti Kodam III Siliwangi. Perjalanan panjang ini adalah perayaan atas konsistensi dan kecintaannya yang tidak pernah padam untuk terus berkontribusi nyata bagi perkembangan seni rupa dan ruang ekspresi bangsa.

Karya

Yokohama Blues

Yokohama Blues

Lukisan acrylik di atas kanvas · 80 × 110 cm · 2026

Yokohama Blues menandakan sebuah tempat yang memunculkan kenangan, pertemuan, perpisahan atau kerinduan, dan nuansa mendalam

The door to the Moon window

The door to the Moon window

Lukisan acrylik di atas kanvas · 80 × 110 cm · 2026

The door to the Moon window memvisualkan gerbang dari sebuah kuil yang menyiratkan sebuah perjalanan waktu dari sejarah perjalanan jaman, suasana bulan purnama menggambarkan suasana tertentu